Ma ru menyajikan minuman itu ke..Pengacara Ahn Min Young. Apa yang dia lakukan disini? Eun Gi terkejut saat mendengar dari Joon Ha kalau Presdir memberikan mereka perintah untuk tidak mengijinkan Eun Gi berurusan dengan masalah perusahaan. Eun gi : omong kosong apa yang sudah kau katakan? Apa maksudnya dia memecatku? Apa itu artinya kata-kata itu? Sekretaris Hyun berkata ia mendengar ada masalah tidak menyenangkan yang terjadi selama sarapan dengan Presdir. Eun Gi : Sarapan? Masalah tidak menyenangkan? Benar..aku mengenalkan seseorang yang tidak akan pernah disetujui Presdir sebagai pacarku. Aku bahkan membalasnya, "Kenapa Presdir boleh melakukan itu, tapi aku tidak?" Joon Ha tampak terkejut saat Eun Gi menyebut kata2 pacarku. Haha..dia pasti benar2 mencintai Eun Gi. Eun Gi tidak percaya, ayahnya melakukan ini hanya karena masalah itu. Hyun dan Park Joon Ha membujuk Eun Gi untuk mengalah sampai emosi Presdir mereda. Lebih baik anda istirahat untuk sementara waktu. Eun Gi marah : Sekretaris Hyun, bagaimana aku bisa tidak terlibat urusan perusahaan? Hari ini pun, ada sekitar 10 pembeli yang harus segera kutemui. Ada sekitar 10 lagi masalah yang harus kutangani. Park membujuk Eun Gi mengikuti perintah ayahnya. Eun Gi kesal, apa hanya karena dia Presdir, maka aku harus mengikuti perintahnya tanpa syarat? Apa perusahaan ini miliknya sendiri? Eun Gi tidak peduli dan berkata akan tetap ikut meeting pagi ini. Park dan Hyun lari mengejarnya, Direktur! Park mengikuti Eun Gi sampai ke ruang meeting. Ternyata pintunya terkunci dan Eun Gi tidak diijinkan masuk. Eun Gi tidak menyerah dan menggedor pintu. Buka pintunya. Buka pintunya sekarang! Seo Eun Gi datang untuk mengikuti pertemuan! Direktur Tae San, Seo Eun Gi datang untuk mengikuti pertemuan! Joon Ha susah payah membujuk Eun Gi. Tapi Eun Gi tidak mau beranjak selangkahpun. Akhirnya Presdir Seo mengalah, daripada rapat tidak bisa berjalan lancar. Ia menyuruh Ahn membuka pintu. Eun Gi membungkuk dan meminta maaf karena datang terlambat. Ia segera duduk dan mengikuti rapat. Ayah dan Anak itu sama sekali tidak saling melihat. Rapat dilanjutkan. Grup Tae San ingin membeli perusahaan elektronik yang prospeknya bagus, kalau mereka membelinya maka Tae San akan menjadi pemimpin dalam industri elektronik. Tapi masalahnya mereka kekurangan dana. Presdir Seo tanya berapa kekurangannya. Direktur itu menjawab sekitar 120 Miliar Won. Tidak ada aset Tae San yang bisa mereka gunakan untuk menutup kekurangan itu. Eun Gi menawarkan beberapa kemungkinan penjualan aset, tapi ditolak karena aset itu baru akan mencapai BEP (Break Even Point) 6 bulan lagi, jadi kalau dijual saat ini pasti rugi. Pengacara Ahn buka suara, ada satu tanah yang selalu kita tahan. Yaitu Aomori Resort Village. Eun Gi tampak terkejut. Tidak bisa. Presdir minta Ahn meneruskannya. Ahn berkata th 2009 lalu investor AS Rolling tertarik untuk berinvestasi dalam resort itu, jika pihak Tae San mengejar Rolling lagi maka mereka pasti akan mendapat tambahan dana untuk membeli perusahaan elektronik yang diinginkan. Eun Gi langsung menentang, menggunakan Aomori Resort sebagai alat penawaran itu tidak mungkin. Presdir Seo justru merasa itu ide bagus, tapi apa Aomori bisa ditawarkan dengan harga tinggi. Ahn berkata ia mendengar Ny. Han dan Rolling saling kenal. Eun gi tidak percaya saat mendengar ini. Tuan Seo tanya, maksudnya ibu Eun Suk? Ahn membenarkan. Tuan Seo langsung minta Ahn memprosesnya. Eun gi memohon : Tolong jangan sentuh Aomori Resort Village. Presdir tidak peduli dan berkata jika Han Jae Hee bisa mengurusnya, mereka akan sukses. Eun Gi : Jangan Aomori. Tempat itu tidak boleh dijual. Tempat itu adalah tempat dimana ibu selalu... Presdir membentaknya : Keluar! Eun Gi hampir menangis : Aboji! Presdir Seo : Tidak ada ayahmu disini! Bawa Direktur Seo keluar. Apa kau tidak sadar kau ini memalukan? Kau hanya menggunakan otak kecilmu itu, bagaimana kau bisa mengurus masalah perusahaan? Apa kau tidak malu menghadapi anggota Direksi? Presdir Seo minta Ahn segera mengurus Aomori. Ahn berkata Rolling saat ini kebetulan ada di Jepang. Presdir Seo juga minta Han Jae Hee diajak ke Jepang untuk mengurus proyek ini dan Ahn harus mendampingi Jae Hee. Anggota Direksi tampak setuju. Eun Gi hanya bisa diam dan menahan marahnya. Sebaliknya, Jae Hee yang mendengar berita itu langsung tampak gembira. Ma ru membuka barang2 lamanya. Ia membuka sebuah kotak yang berisi stetoskop dan seragam co-assnya. Ma ru menyentuh seragamnya. Ma Ru mengambil buku kedokterannya. Ada kata2 yang ia kutip di halaman depan "Uisa/dokter yang baik mengobati penyakit. Dokter yang hebat mengobati pasien yang memiliki penyakit." (Wiliam Osler - Salah satu dari 4 pendiri Johns Hopkins University - Kuharap anakku bisa sekolah disitu nanti wkk)
Kadorama-recaps.blogspot.com http://kadorama-recaps.blogspot.com/
Rabu, 21 November 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar