Nice Guy episode 4 Ma Ru lari pagi dan ingat semua yang dikatakan Jae Hee. Saat Jae Hee mengatakan semua kemewahan yang ia nikmati yang tidak akan pernah bisa dibayangkan oleh Ma Ru. Sampai peristiwa semalam, saat Jae Hee mencium Pengacara Ahn di depan rumah keluarga Seo. Jae Hee juga melakukan hal yang sama, ia olahraga di gym dan memikirkan Ma Ru. Ma ru bersedia bertemu dengan Eun Gi lagi. Ma Ru : Kapan kau ingin bertemu? Begitu kita membuka mata kita? Saat kau membuka mata, kau ada dimana? Jae Hee kehilangan konsentrasi dan hampir jatuh dari treadmill. Eun Gi tiba tepat waktu untuk menahan lengan Jae hee dan mematikan mesin treadmill. Eun Gi : Apa yang kau pikirkan, serius sekali? Apa aku seharusnya membiarkan saja kau jatuh dan membuatmu terluka. Apa aku biarkan saja hidungmu patah. Jadi pernikahannya ditunda? Eun Gi menyesal, sayang sekali aku membuang kesempatan ini (untuk mematahkan hidung Jae hee wkk). Eun Gi mulai olahraga sambil menyindir Jae Hee. Eun Gi heran, ia memang masih belum banyak pengalaman hidup, tapi kau tahu..saat kau pikir semuanya berjalan terlalu mudah. Semuanya berjalan sesuai yang kau rencanakan dan kau menikmati semuanya. Lalu tiba-tiba kau tersandung atau menemukan kalau ada sesuatu yang salah. Khususnya kalau ada motif kotor dibaliknya. Sepertinya kau saat ini ada du tengah jalan menujuk tujuanmu. Maksudku, jangan sampai kau lengah karena selama ini kau ada di jalan yang mulus. Sebagai pejuang kebenaran, apa kau pikir aku akan duduk dan diam saja melihatmu? Jae Hee diam saja. Eun Gi mengeringkan rambut dan Jae Hee duduk di dekatnya. Sekarang Jae Hee ingin tahu seberapa baik Eun gi mengenal pria itu, bagaimana kau bisa bertemu pria yang mengantarmu semalam. Apa kau tahu siapa dia? Eun Gi menyindir, tumben kau tertarik dengan urusan pribadiku. Apa kau mulai ingin bertingkah seperti seorang istri sekarang? Munafik sekali. Jae Hee tidak peduli dan tanya seberapa jauh hubungan Eun Gi dengan pria itu. Eun Gi : Apa kau tidak lihat? aku berusaha mendekatinya. Jae Hee : Bagaimana kau tahu orang seperti apa dia? Apa kau mengenalnya dengan baik? Seberapa baik kau mengenalnya? Kau tidak tahu apapun kan? Kau sama sekali tidak tahu apa-apa. Eun Gi : Lalu kau, ibu Eun Suk, apa kau mengenal orang itu dengan baik, sampai membuatmu gelisah dan marah? Omo..apa mungkin kau tertarik dengan pria itu? Dia muda dan tidak bisa disangkal kalau dia tampan. Jae Hee : Dia tidak terlihat sebagai pria baik. Eun Gi : Benarkah? Jae Hee : Pria itu, dia tahu siapa dirimu kan? Dia tahu siapa kau dan sengaja mendekatimu karena latar belakangmu. Orang-orang seperti ini, aku tahu dengan baik. Eun gi mendengus, orang-orang seperti ini? Maksudmu orang seperti Han Jae Hee? Jae Hee marah : Apa kau ingin terus sarkastis seperti ini? Eun Gi : Kalau begitu aku akan bicara serius. Meskipun orang itu tahu latar belakangku dan sengaja mendekatiku. Aku tidak peduli. Aku sudah cukup berpengalaman dengan Han Jae Hee. Apalagi yang harus kutakuti? Aku ini Seo Eun Gi. Aku pergi dulu. Jae Hee marah, kau akan terluka. Pada akhirnya yang terluka dan menangis adalah kau. Dasar bodoh. Eun gi terkejut mendengarnya. Ma Ru bersiap-siap, ia mengenakan baju yang lumayan rapi. Choco mengetuk pintu dan Ma Ru menyuruhnya masuk. Choco minta maaf karena ia tahu seharusnya tidak perlu pergi ke rumah ibunya dan membuat Ma Ru dipukuli. Choco : Oppa. Apa aku membebanimu? Ma ru membenarkan. Choco jadi kesal, oppa seperti apa kau? bagaimana aku bisa jadi beban? Kadang2 aku mencuci bajumu, dan kadang masak untukmu. Aku kadang bersih-bersih. Ma Ru : Kenapa seingatku semuanya itu dilakukan olehku? Choco : Itulah sebabnya aku bilang juga kadang-kadang. Kadang-kadang. Choco mengingatkan Ma Ru, saat kau di SMA ada anjing gila yang menyerangmu, bukankah aku melemparkan sosis dan menyelamatkanmu? Ma Ru : Benarkah? Choco kesal, apa kau sudah pikun? Choco mengingatkan satu kejadian lagi, saat Ma Ru dikejar seorang gadis yang gila, saat gadis itu tahu kau kencan dengan Kak Jae Hee, dia memaksamu terjun ke sungai Han bersama. Aku memberinya tiket Shinhwaku yang sangat berharga untukku dan akhirnya bisa menghentikannya. Ma Ru geli, benar aku ingat itu. Choco akhirnya ketawa, kalau aku harus mengingat semua pengorbananku padamu, itu tidak akan selesai sampai anakmu masuk TK. Ma Ru ketawa, benar, terima kasih Kang Choco. Karena kau, oppa tetap hidup. Aku pergi dulu. Beberapa waktu kemudian, Kang Choco pergi mengikuti audisi. Choco tampak gugup menunggu giliran. Lalu tiba gilirannya. Choco berdiri di depan Juri dan mengenalkan diri. Halo, saya Kang Choco dari Gyeongmyeong. Juri minta Choco mulai nyanyi. Sayangnya Choco sangat gugup. Suara Choco amburadul kasihan. Choco minta diberi kesempatan lagi. Juri mengijinkan. Tapi tetap saja, Choco tidak bisa menyanyi dengan baik. Juri akhirnya minta Choco berhenti. Choco gagal audisi. Ia jalan masuk toilet dengan lesu. Ada seorang anak perempuan yang cuci tangan. Choco tanya apa anak itu mau mendengarkannya menyanyi, dia terkenal sebagai Mariah Carey dari Timur. Anak itu mau. Choco mulai menyanyi tapi hasilnya sama dengan waktu audisi. Bahkan anak itu langsung jalan keluar sebelum Choco selesai nyanyi bait pertama. Choco memukuli kepalanya sendiri. Lalu ia mengeluarkan ponselnya dan membuka foto..Jae Gil? hahaha..Choco meletakkan foto Jae Gil di atas tempat sabun. Lalu Choco mulai menyanyi dan wow..suaranya ternyata bagus. Jadi Kang Choco hanya bisa menyanyi bagus di depan Jae Gil. Lucu anak ini.
Kadorama-recaps.blogspot.com http://kadorama-recaps.blogspot.com/
Rabu, 21 November 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar